Rate this book

Russia Dies Laughing Jokes From Soviet Russia (2000)

by Zhanna Dolgopolova(Favorite Author)
3.69 of 5 Votes: 3
ISBN
0048270857 (ISBN13: 9780048270856)
languge
English
genre
review 1: -Review pindahan dari blog, tertanggal 22 Februari 2009-Buku ini pertama kali saya baca pas kelas 1 SD, dan cuma beberapa lelucon yang saya ngerti, terutama lelucon-lelucon yang ditulis Gus Dur di sini (soalnya di buku ini, Gus Dur ngasih pengantar). Tapi tiap tahun saya baca minimal satu kali, dan lama-lama ngerti semuanya, dan saya baru nyadar, kok dari kecil saya udah baca ginian sih? ^_^Buku ini adalah kumpulan humor seputar Rusia, saat masih bernama Uni Soviet. Tema humornya bermacam-macam, ada yang tentang politik, agama, kehidupan mahasiswa, hubungan pria dan wanita, hubungan orangtua dan anak-anak, dll. Intinya, bener-bener menggambarkan keadaan Rusia saat itu, yang masih Uni Soviet.Walaupun waktu kecil saya gak ngerti baca buku ini, tanpa sadar buku ini udah menam... morebah wawasan saya tentang keadaan politik dunia saat itu, tentang perang antara Timur dan Barat, dan terutama tentang Uni Soviet (makanya, dari dulu saya udah tertarik sama Rusia...)Buku ini menghibur, menyajikan humor-humor yang intelek dan gak garing, tapi sering menyinggung unsur SARA.Saya tulisin beberapa humor dari buku ini.Dua saudara bertemu, seorang warga negara AS dan satunya lagi warga negara Uni Soviet. Pada suatu hari, warga negara Amerika itu menganggur dan kelaparan.Tetapi ia punya gagasan; ia pergi ke gerbang Gedung Putih, duduk di tanah, dan mulai makan jerami. Kennedy datang dan bertanya, "Mengapa Anda makan jerami?"Orang itu menjawab, "Saya lapar, dan saya tidak mempunyai pekerjaan."Kennedy terkesima. Orang itu diberi makanan dan sejumlah uang. Setelah itu, ia masih ditanyai, "Apa lagi yang Anda inginkan?"Orang itu menjawab lagi, "Sebuah tiket ke Rusia, untuk menjenguk saudara saya," katanya.Ia mendapat tiket, dan bertemu dengan saudaranya yang kebetulan juga sedang kelaparan di Rusia. Pendatang dari Amerika itu tertawa. "Saudaraku," katanya, "dengarkanlah nasihat berharga ini. Pergilah ke Kremlin, duduklah di tanah dekat gerbang, dan makanlah jerami. Kalau Krushchev melihatmu, ia pasti iba, kemudian menghadiahimu apa saja."Orang Rusia itu pergi ke Kremlin. Di depan gerbang ia duduk dan mulai mengunyah jerami. Krushchev keluar dan segera bertanya, "Mengapa engkau makan jerami?""Saya lapar dan tidak mempunyai uang," jawab orang itu."Bodoh!" kata Krushchev. "Sekarang ini musim panas. Lebih baik engkau makan rumput. Jerami bisa disimpan untuk musim dingin nanti..."@@@Yang lainnya:Kennedy menghadap Tuhan dan memohon, "Tuhan, berapa lama lagikah baru rakyatku berbahagia?""Lima puluh tahun lagi," kata Tuhan.Kennedy menangis, dan berlalu.De Gaulle menghadap Tuhan dan memohon, "Tuhan, berapa lama lagikah baru rakyatku berbahagia?""Seratus tahun lagi," jawab Tuhan.De Gaulle menangis, dan berlalu.Krushchev menghadap Tuhan dan memohon, "Tuhan, berapa lama lagikah rakyatku berbahagia?"Tuhan menangis, dan berlalu.@@@Humor-humor di sini rata-rata menyindir dan menjelaskan tentang pemerintah komunis Rusia (Uni Soviet), dan memberi kita gambaran betapa sulitnya kehidupan masyarakat Rusia saat itu (lihat humor yang kedua). Tapi ternyata, sekarang Negeri Beruang Merah mulai bangkit, dan mulai menapak kembali jalan menjadi salah satu negara maju yang disegani di dunia.Seharusnya kita bisa mencontoh Rusia.Kembali ke buku ini: bagi Anda yang menyenangi humor politik ringan penuh ironi, buku ini bisa menjadi pilihan yang bagus (tapi, kalo masih ada di pasaran ya!)
review 2: Seorang penghuni rumah sakit jiwa menganggap dirinya segenggam jagung, dan selalu khawatir bila ia dimakan ayam.Melalui pengobatan yang panjang, ia akhirnya dianggap sembuh, dan diwawancarai sekali lagi sebelum dipulangkan."Bagaimana perasaanmu sekarang?" Dokter bertanya."Sangat baik. Terima kasih, Dokter.""Apakah engkau sekarang masih menganggap dirimu segenggam jagung?""Tidak lagi, Doker.""Bagus! Kalau begitu, engkau sudah boleh pulang."Pasien itu segera mengemasi barang-barangnya, minta diri, kemudian siap untuk berangkat. Tetapi, di pintu, ia tertegun, dan kembali menemui dokter."Dokter, saya tahu bahwa saya sekarang bukan lagi segenggam jagung. Tetapi, apakah ayam-ayam itu juga tahu?"----"Bagaimana caranya menghentikan merokok?"...Nyalakan rokok itu pada kedua ujungnya..."Siapakah yang layak disebut sebagai gentlemen sekarang ini?"...Orang yang mencabut rokok dari mulutnya, ketika ia mencium tangan seorang wanita..."Apa yang harus dimakan di atas kapal yang sedang dipermainkan badai?"...Menu yang paling murah...----Saat mandi para prajurit di medan perang. Terdengar pengumuman tentang penggantian pakaian dalam: "Penghuni Barak 2 silahkan berganti pakaian dalam dengan penghuni Barak 6...." less
Reviews (see all)
TheBookworm
I'm not a fan of Russian government but I'm a huge fan of Russians.
Mia
ini buku jadul pisan euy... jaman sma kelas 2buku humor/lucu*
Mark
This book is very funny
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)