Rate this book

Facebook On Love (2009)

by Ifa Avianty(Favorite Author)
4.04 of 5 Votes: 5
languge
English
genre
publisher
Lingkar Pena Publishing House
review 1: Review novel Facebook on Love nya Mbak Ifa (telat banget, ih). Yaah, soalnya baru bacanya semalam, itupun pinjaman dari my bos yang koleksi bukunya seabrek (makasih Bu Bos, jadinya irit.com).Ringkasan ceritanya sih begini: Berawal dari Facebook (sambil bersenandung lagunya GIGI), Dayana dan Fadli akhirnya bertemu. Pokoknya kebetulan banget (atau takdir deh), Dea yang imut, anggun, cuek tap berkarakter dan suka jutek diterima bekerja di sebuah penerbitan yang dipimpin Fadli, sang putra mahkota dari kerajaan industri media. Fadli yang bos killer akhirnya harus berhadapan dengan tangan kanannya, si Dea, yang pemberontak tapi cerdas. Tapi sebenarnya daiam-diam ada rasa ketertarikan di antara mereka berdua.Gara-gara Fadli nemu dua bayi kembar di area parkir kantornya, terjad... moreilah apa yang terjadi. Intinya mereka saling berebut untuk mengasuh bayi itu. Nah, siapa yang akhirnya memenangkan perebutan itu? Ehmmm, reviewnya yang baiknya dulu apa kurang baiknya dulu ya?Biar hepi ending, kurangnya dulu aja ya.1. Ada beberapa yang lebay *IMHO* dan masih bergaya Cinderella Story gitu. Cowoknya keren bin kaya, ceweknya cantik, pintar, “angel” pokoke binti pas-pas-an.2. Tokoh utamanya ganteng kaya, cantik pintar. Trus apa masalahnya? Kurang sreg aja. Kayak tokoh-tokoh Sinetron kita.3. Tentang sikap Dea ke atasan. setahu saya sih, namanya bawahan kayaknya gak gitu amat cara marah atau ketidaksetujuan atas sikap bosnya. Apalagi ini di Indonesia (atau karena saya tinggal di Solo, sementara di Jkt atau kota lain dah biasa seekspresif itu. Mungkin). 4. Tentang nama anak. Kan namanya Fadhil dan Fadhliya, eh tau-tau dipanggil Fathan dan Fathiya (di tengah-tengah cerita. Lupa gak catet halamannya).5. Salah ketik hanya beberapa aja. Bahkan mungkin karena rese nya saya. Terlalu sensi ngeliat editan yang salah ketik. Maklum kebiasaan. Sifat ini juga yang bikin saya sering jengkel sendiri, kalau baca buku banyak salah ketiknya. Soalnya bukannya ngikutin jalan cerita malah pingin ngoreksi huruf ajah. 6. Cuma heran saja, seorang Fadli yang borju, manja, sinis, kok punya perasaan begitu sayangnya sama bayi temuan? Begitu juga dengan Dea, wanita karier, lincah, kok bisa langsung ngotot pingin jadi ibunya si kembar? Biasanya sih anak muda tu, kalau senang sama baby, Cuma senang towel-towel atau gendong sebentar aja. Kalau untuk mengasuh? Nanti dulu. (Yee …terserah pengarangnya, dong).7. Endingnya: dalam suasana duka setelah dikabari suami tercinta meninggal karena kecelakaan pesawat, sorenya dah sanggup keluar rumah. Menurut saya sih terlalu tegar untuk seorang istri. Terus, pertemuan tak terduga antara Dea dan “someone specialnya” (gak mau bongkar di sini, dong), agak janggal. Surprise sih surprise, tapi kan someone itu sempat dihadang wartawan dan diwawancarai. Apa ya gak ada yang tahu babar blas dan kasih kabar, karena dia kan orang terkenal.8. Cover: kan, dalam dialog di akhir Fadli bilang ke Dea: No, Darling. I’m George Clooney like you always said. Tapiii kok covernya malah lebih mirip Ferdi Nuril yah? (Kikikikk … gue yang salah liat apa?)Nah, ini dia saat hepi ending dari review saya: Dialog antara Dea dan Fadli: Aduh … duh … duh … kereeen bikin geregetaaaan, ikut deg-degan, seperti merasakan desingan peluru asmara (jiaaahhhh “nyadar mak”). Untuk yang satu ini, jempol dah buat Mbak Ifa. Teringat ketika membaca Cerbung Mbak Ifa di Ummi “Cinta Semusim”, dan tiap kali Ummi datang, selalu Cerbungnya dapat giliran baca pertama kali. Ceritanya mengalir deras, kadang senyum-senyum, kadang terharu, kadang pingin ikut nimpuk si Fadli yang awalnya gak tegas sama mantannya. Apalagi membayangkan tim cliques nya Dea yang heboh dan gokil. Pokoknya larut banget, sampai-sampai baca semalam langsung kelar. Untung suami saya sedang ada acara keluar, jadi bisa mengekspresikan diri dengan bebas. Meski ada 8 catatan kekurangan *lagi-lagi IMHO*, tapiiiii, novel ini sangat MENGHIBUR.  So, cekidot deh yah! Tapi agak “hati-hati” deh untuk yang belum nikah (hollooohh…).
review 2: Gaya bahasanya mengalir lancar, dan enak dibaca.Cerita mengenai karyawan cerdas baru yg ternyata bossnya adalah "lawan"nya selama ini di facebook. Hubungan panas dingin keduanya, kemudian diformalkan dengan ditemukannya bayi mungil yang akhrinya menyatukan keduanya,Namun "old flame" si boss balik, dan ini mengganggu hubungan antara dua sejoli ini, Ide ceritanya tidaklah luar biasa, namun gaya bahasamya enak dan mengalir.Sayangnya penokohannya agak tidak konsisten.susah dibayangkan bahwa si cewek, yg nampaknya mandiri, tahu2 menyetujui lamaran bossnya untuk merawat si bayi sebagai istrinya. Dan juga bahwa penemuan bayi sama sekali tidak ada laporan ke pihak berwajib, ataupun usaha pencarian orang tuanya.Penokohan selanjutnya dari si cewek yg tambah me-malaikat akhirnya jadi sedikit dipaksakan. Dan juga si boss yang mempunyai back street affair puluhan tahun tahu2 melamar karyawannya yg belum resmi pacaran dengannya juga rada mengganggu. less
Reviews (see all)
dissendiums
very romantic novel..nangis, ketawa, sedih, romantiiis.. kereen
Sushree
kerennn...g cma urusan cinta2an tp sisi religiusnya jg ada
mauriciamoi
Keren lah ni pokoknya mah, pengen baca lagi n koleksi =)
keshua
i like it
Cdfree
cool....
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)