Rate this book

First Time In Beijing: Nostalgia Kisah Cinta Semusim Lalu (2013)

by Riawani Elyta(Favorite Author)
3.54 of 5 Votes: 5
ISBN
6022200997 (ISBN13: 9786022200994)
languge
English
genre
publisher
Bukune
series
Setiap Tempat Punya Cerita
review 1: Wohoo, novel kedua Riawani yang saya baca setelah Yang Kedua. Kalau sebelumnya Ria mengusung tema mengenai musik, kini ia kembali dengan Beijing yang mengusung tema kuliner. Saya selalu menikmati bacaan yang mengusung tema seperti ini karena terus terang saja, makanannya selalu terbayang-bayang dalam ingatan wkwk (Tapi tergantung cara penulisan authornya juga sih hehe) dan Mbak Ria berhasil membuat saya seperti tengah berada di dapur, menghirup aroma sop asparagus (walaupun sejujurnya saya sendiri belum pernah mencicipinya hahaha)Ditulis menggunakan POV orang pertama tunggal dari pandangan Lisa. Untuk bab awal, narasinya sangat padat sehingga saya merasa seperti tengah membaca sebuah buku diary hehe... saya lebih suka narasi yang balance dengan dialognya sehingga tak membu... moreat jenuh. Namun, walaupun begitu, penggambaran latarnya sangat detil. Saya jadi ingin ke Cina juga, berjalan menyusuri tembok besar Cina hehe...Seperti telah menjadi ciri khas Mbak Ria, bahasa yang dituliskan sangat indah dan kaya akan pembendaharaan kata. Mudah dipahami dan dangat enak dibaca. Banyak sekali quotes inspiratif di setiap awal bab dan sangat bertebaran kalimat romantis yang menjdikan novel ini terkesan sangat manis :3 Great job ^^
review 2: Mau kasih empat, tapi ada beberapa 'persyaratan' yang belum terpenuhi. Secara umum, cukup menghibur, setting juga lumayan--meski kurang menggambarkan dahsyatnya peradaban Tiongkok yang merupakan salah satu pusat peradaban dunia.Rasa Beijing, masih seperti Hongkong atau Singapura. Ayah Lisa, memunculkan imajinasi saya pada Kakek di sebuah film yang dibintangi Jimmy Lin di sebuah film remaja, datar dan 'tanpa ekspresi'. Jerih-payah Lisa dalam belajar memasak, yang benar-benar zero to hero, tak optimal digambarkan. Juga ada beberapa tokoh yang dalam novel ini 'tidak bekerja' dalam mengembangkan alur, seperti Vivian misalnya, atau juga kedua kakak tiri Lisa.Tetapi, pesan novel ini memang menarik, tentang seorang anak remaja yang memilih menjadi seorang pengelola restoran di antara keinginannya untuk kuliah.Dan, terakhir... ini subyektivitas saya mungkin ya... novel ini kurang lincah menggambarkan sosok Lisa sebagai remaja. Lisa terlalu 'pemurung' dan 'dewasa', tetapi tak digambarkan, mengapa dia bisa menjadi semacam itu? less
Reviews (see all)
Richard
bagus sih tapi awalnya agak bosenin terlalu muluk sama banyak mandarinnya yg salah huruf :"
Dwayne
Really love when the author told about the tourism objects :)
adolphus
Cinta akan menemukan jalannya, seberat atau sejauh apapun.
ichu
Awesome!
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)