Rate this book

The Drops Of God Vol. 1 (2010)

by Tadashi Agi(Favorite Author)
4.02 of 5 Votes: 4
languge
English
genre
publisher
Level Comics
series
神の雫
review 1: mungkin rating tinggiku terpengaruh oleh pengalamanku ditraktir wine oleh sepupuku. rasanya tidak seheboh yang buku ini jabarkan-- lebih mirip sirup anggur yang lumayan encer, namun agak tajam oleh alkohol. tapi kuingat lagi, aku tidak ingat wine yang dimiliki sepupuku itu wine merek apa, tahun berapa, dan diimpor dari mana. mungkin dibuatnya, di tahun di mana hasil perkebunan anggur di Eropa sedang tidak baik? atau kami seharusnya meminumnya dengan dituangkan pada decanter dulu? atau jangan-jangan, harusnya botol anggur itu tidak boleh kami simpan berhari-hari dalam kulkas, untuk diminum lagi besok-besoknya? entahlah, tapi, membaca manga ini membuatku penasaran akan dunia wine kembali. dan mengingat sepupuku baru saja ulang tahun, kurasa akan mudah membujuknya untuk ramai... more-ramai, patungan minum wine di suatu tempat.
review 2: Miyabi Shinohara, seorang somelier di suatu restoran, bertemu dengan Shinzuku Kanzaki, putra kritikus wine (Yutaka Kanzaki, baru saja meninggal dunia) yang bekerja di perusahaan bir. Namun Shinzuku terancam kehilangan hak warisnya karena isi surat wasiatnya mengatakan bahwa Shinzuku harus bersaing dengan Issei Tomine, kritikus wine terkenal yang juga anak angkat Yutaka Kanzaki.Ini yang aku suka dari Level Comics, seperti slogannya, “…menghadirkan komik untuk pembaca dewasa dengan menampilkan tema dewasa, alur cerita yang lebih kompleks, dan lebih menantang.” Tak hanya tema yang tak pernah aku baca sebelumnya (wine dan segala macamnya), tapi di halaman belakang juga ada kolom pengetahuan tentang wine, apa itu vintage (tahun produksi wine), mengapa wine tahun sekian dan tahun sekian rasanya sangat berbeda, fungsi decanter, perbedaan wine Bordeaux dan Burgundy, peringkat wine. Biasanya wine yang tergolong peringkat atas cenderung memiliki harga, rasa, serta kualitas yang cenderung bagus. Tapi itu bukan sesuatu yang absolut, karena ada juga wine yang peringkatnya rendah tapi rasanya bisa mengalahkan wine peringkat atas.Walau saya tak pernah minum wine, tapi membaca penuturannya jadi bisa membayangkan rasa wine Domaine De La Romanee-conti 1990 Richebourg, “…cairan yang seperti rubi cair, wangi harum perlahan menggelitik penciumanku, dalam sekejap, ada sensasi seolah seseorang baru saja menyerahkan sebuket bunga padaku.Tanpa dapat menahan rasa penasaranku…aku mengamati cairan itu melalui cahaya lilin. Warna ungu cerah dari mawar tua, setelah beberapa saat, pinggiran wine berubah warna menjadi sedikit oranye. Kuletakkan perlahan di atas lidahku. Tidak, bukan sebuket bunga, lebih kompleks lagi. Ya, rasanya seperti harum seratus bunga yang terkumpul.” less
Reviews (see all)
Ajay
It's a very good manga, with humor and a lot of information about wine!
Satellite
Excellent way to learn about wine while enjoying an intriguing story.
flipbacon
Minum wine buat palentin boleh juga :)
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)