Rate this book

Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2011)

by Alberthiene Endah(Favorite Author)
3.87 of 5 Votes: 9
languge
English
genre
publisher
Gramedia Pustaka Utama
review 1: I don't read a lot of motivational books, this is actually the first motivational book I've ever read from cover to cover. One thing that really bugged me was the repetition. I already know that going to Singapore alone barely having any money while studying in NTU made her a stronger person etc etc, so you don't have to keep telling me that on every single chapter. Maybe that's what the book supposed to do, tell me things repetitiously so the motivation will be imprinted in my head. I'm not a big fan of the way that it was written either, maybe because I'm just used to reading novels. I didn't get that element of surprise since the book already told me what's bound to happen in the beginning of every chapter.Despite not enjoying (or maybe just not being used to) the motiv... moreational writing style, I actually did learn some stuffs about big dreams and hard work as her story is truly inspiring. She have this burning ambition to be successful and her work ethic is extremely impressive. I think she is a great role model for the youths--including myself.
review 2: Saya tidak bisa membayangkan penggambaran Merry Riana dibuku ini, bagaimana menjadi seorang Chinese, dgn latar belakang ayahnya yg ,oke, mungkin bukan seorang taipan atau tycoon sbgmana orang China Indonesia pada umumnya tapi tetep aja, org kaya jaman th 98 itu, lalu dianggap luar biasaa kehidupannya hampir hampir menganggapnya sangat jelata, hanya karena tiap hari makan Indomie? Hm, bagi saya itu terlalu exaggerating. Atau bahasanya melebihkan sesuatu standar kemiskinan yg menjadi tidak miskin. Saya kurang bisa melihat penggambaran seorang Merry yang terzolimi, lalu tersungkur jatuh, dan bangkit kembali dgn segala pasak dan krug yang dia punyai. Kurang. Yang terjadi adalah cara penulisan Alberthiene yang seolah ingin dikasihani oleh pembacanya bertubi-tubi dan berganti-ganti. Tapi mungkin bagi saya tak tertembus untuk memberi kasihan itu kepada Merry hingga tak ada simpati. Sejuta dollarnya sendiri kurang bisa diikuti sbg sebuah model kehidupan, karena pada dasarnya kesalahan hidup Merry disini adalah terceritakan sebagai seorang Chinese, yang berlatar belakang ayahnya businessman yang kemudian bangkrut. Sebangkurt-bangkrutnya Chinese, masih bisa ke Singapore dan sekolahnya juga parlente dgn konsumsi makanan sehari-hari mie instant.. Wow. Kurang sih.Tapi oke, kesikap pantangmenyerahnya bisa dicungi jepol dan tergambarkan dgn baik, namun masih tetep menganggu that we know Merry has remarkable and unlimited resource yang dia punya jika akhirnya dia gagal dia masih punya senjata ampuh, yaitu kekayaan ayahnya. Demikian.Inspiring enough, but enough is not enough to make us walk and copy her journey of life. So, I give her 2 stars for the way Alberthiene writes the book, as always, flowing. less
Reviews (see all)
fleming1411
Semoga menjadi inspirasi kita semua
emmymak
Keren! Cerita yang luar biasa!
sallyanne
bagus
chelz
ok
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)