Rate this book

Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990 (2014)

by Pidi Baiq(Favorite Author)
3.82 of 5 Votes: 524
languge
English
genre
publisher
DAR! Mizan
review 1: Ini novel Pidi Baiq pertama yang saya baca. Pinjem punya adik SMA saya. Dia juga pinjem dari perpus sekolahnya.Buku ini sukses selesai dalam waktu setengah hari, kepotong mencuci-menyetrika- dan urusan rumah tangga lainnya sembari pertanyaan di kepala melayang-layang, "Dilan sama Milea jadinya gimana ya?"Lalu, saya dapet satu lagi pengarang favorit. Janji buat koleksi buku-buku karyanya. Hehe. Asyik!Ini cerita cinta sederhana. Tentang seorang Dilan yang menyukai Milea.Diceritakan dari sudut pandang Milea, namun karakter dan sosok Dilan tercipta kuat.Jujur, pemakaian bahasa yang bercampur antara formal dan tidak membuat saya sedikit mengernyitkan kening, tapi lalu ingat, kan di awal cerita dibilang cerita ini menyesuaikan dengan cara bicara Dilan yang sedikit aneh juga :D Y... morea, seperti saya bilang tadi. Ini cerita cinta biasa. Sederhana. Tapi, saya sukses jatuh cinta sama sosok Dilan. Remaja kelas 2 SMA. Geng motor. Bandel. Yang bahasanya (katanya) baku, cenderung aneh. Suka bercanda, kadang garing. Tapi lucu juga sih. Dilan. Yang lebih suka melakukan berbagai hal, bukan menyatakan rasa sukanya.Selalu tahu setiap pergerakan Milea. Selalu peduli. Selalu berusaha membuat bahagia.Membaca buku ini, jadi ingin pergi ke Bandung tahun 1990-an. Tertawa sekaligus mengutuk kegaringan Dilan.Lalu tersenyum mendapati sikap manis-sekaligus-gentleman-nya demi Milea. Khas remaja sekali deh.Ah ya, ilustrasi dalam novel yang ternyata karya Pidi Baiq juga (kalau nggak salah, karena ada namanya di tiap gambar), sukses menghangatkan cerita- terutama adegan-adegan dalam keluarga. Kagum, penulisnya hebat bisa gambar juga! Endingnya bikin menunggu...Menunggu sekuel keduanya.Janji, Dilan tetep sama Milea ya, Mas Pidi Baiq hehe.Yuk, teman-teman, selamat membaca ya :)
review 2: "Tolong bilang ke ibumu. Aku mencintai anak sulungnya." -Dilan"Tolong bilangin juga ke Bunda. Terimakasih sudah melahirkan orang yang aku cintai." -MileaAh, Dilaaaan! Kadang-kadang dia tampak kayak orang bego. Semua lelucon absurd dia bikin cengo, "apaan sih si Dilan ini." tapi nggak jarang juga doi bikin ngakak.Paling kocak waktu bahas monyet hahay. #pukpukKangAdi :D nunggu novel sequelnya. See you, Dilan! Dan mudah2an deskripsinya lebih enak dibaca di novel kedua. less
Reviews (see all)
Wildan
haha dilan oke juga sini main ke malang bagi pengalaman
Supri
Oke
tarak
Dilan, apakah kau nyata? Apakah ada Dilan-Dilan lain di luar sana?
ashrafsm
Mengalir. Sederhana. Renyah. Bikin senyum-senyum sendiri.:)
HollyM
hmmmm
rom31
good
Write review
Review will shown on site after approval.
(Review will shown on site after approval)